erik ranau7:36 AM

ranau bagian jak lampung…

Reply

Advertisements

Org batak dan lampung (ranau) itu Proto Malayan (Melayu Tua)

Wah lumayan informasi tentang asal usul lampungnya cukup menarik .. cuma versi yg terakhir yg gak masuk akal lho .. pelarian dari pagaruyung ke utara menurunkan orang batak dan yg ke krui menurunkan orang lampung. Org batak dan lampung (ranau) itu Proto Malayan (Melayu Tua) dan sudah ada di daratan sumatra ribuan tahun kisaran 2000 tahun SM (BC) jauh lebih lama sebelum orang2 pagaruyung yang Deutro Malayan (Melayu Muda) ada di sumatra, tahun 200 M. Nggak mungkin donk melayu muda menurunkan yang melayu tua.

Reply

sumber:http://ulunlampung.blogspot.com/2007/05/teori-asal-usul-ulun-lampung.html

ranau bagian jak lampung…

Reply

suku suku Melayu Deutero(melayu muda)

Melayu Deutero

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Broom icon.svg
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia
Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.
Sumber referensi dari artikel atau bagian ini belum dipastikan dan mungkin isinya tidak benar.
Tolong diperiksa, dan lakukan modifikasi serta tambahkan sumber yang benar pada bagian yang diperlukan.

Melayu Deutero atau Melayu Muda adalah istilah yang pernah digunakan untuk populasi yang diperkirakan datang pada “gelombang kedua” setelah “gelombang pertama” dari Melayu Proto. Populasi ini dikatakan datang pada Zaman Logam (kurang lebih 1500 SM). Suku bangsa di Indonesia yang termasuk dalam Melayu Muda adalah Aceh, Minangkabau, Jawa, Sunda, Melayu, Betawi, Manado, dll.

Teori ini tidak lagi diakui penggunaannya, karena para arkeolog menyimpulkan bahwa tidak ada dasar arkeologis yang berarti yang menunjukkan adanya perbedaan antara Melayu Proto dan Melayu Deutero.[1]

Referensi

  1. ^ Karl Anderbeck, “Suku Batin – A Proto-Malay People? Evidence from Historical Linguistics”, The Sixth International Symposium on Malay/Indonesian Linguistics, 3 – 5 August 2002, Bintan Island, Riau, Indonesia

melayu kuno adakah bumi skala bhra,bknkah etnis lampung adalah melayu tua?

Kerajaan Melayu Kuno Sumatra Diduga Lebih Tua Daripada Sriwijaya

Prasasti Melayu Kuno tidak banyak diungkap. Padahal beberapa kalangan pakar dari bidang sejarah, arkeologi, maupun etnografi linguistik, menduga Kerajaan Melayu Kuno di Sumatra adalah kerajaan yang lebih tua daripada Sriwijaya, di awal-awal abad tujuh Masehi.

“Logikanya, prasasti Sriwijaya menggunakan bahasa Melayu Kuno,” tutur Dr. Ninie Susanti Y., ahli efigrafi dari Fakultas Ilmu Budaya UI dalam ceramah umum arkeologi yang bertajuk ‘Menelisik Prasasti Melayu Kuno’ bersama Masyarakat Arkeologi Indonesia di Museum Tengah Kebun, Jakarta Selatan, Selasa (7/2).

Berita tertua mengenai Melayu Kuno didapatkan dari berita Dinasti Tang di China, yang menulis kedatangan utusan dari Mo-lo-yeu (dibaca Melayu), tercatat pada tahun 644 dan 645.

Gambaran mengenai Melayu Kuno selalu tak terpisahkan dengan Sriwijaya. Menurut Ninie, ketika bicara Melayu tidak mungkin mengesampingkan peninggalan Kerajaan Sriwijaya pula. Keduanya merupakan kerajaan maritim yang sibuk dengan aktivitas perdagangan sehingga tidak meninggalkan prasasti-prasasti sebanyak kerajaan di Jawa.

“Mungkin benar kerajaan ini sudah sangat tua. Namun memang bukti-bukti yang sahih belum kita temukan,” ujarnya. Tinjauan prasasti memang merupakan bukti paling otentik untuk mengungkap sejarah. Prasasti pun akan bercerita mengenai banyak hal. Makin banyak prasasti terdata, makin banyak sejarah yang dapat terungkap.

Meski demikian, bahkan sebagai seorang efigraf, Ninie mengakui, ia tidak bisa bertumpu pada prasasti-prasasti saja. Pendekatan baru ditemukan, mempergunakan data bantu dari bidang ilmu linguistik.

Persebaran bahasa Melayu Kuno ada di berbagai daerah di Pulau Sumatra, Jawa, hingga seluruh wilayah Nusantara. Juga di Semenanjung Malaya, Filipina, dan Thailand.

Tetapi berdasarkan penelitian leksikostatistik (mempelajari asal-usul suatu bahasa) oleh Prof. Harimurti Kridalaksana, dikaji serta disimpulkan bahwa muasal bahasa Melayu Kuno dari Sumatra. Sebab di Sumatra-lah, dialek regional bahasa Melayu terbanyak ditemukan.

Karena itu, Ninie berharap lahan penelitian sejarah Melayu Kuno yang masih terbuka lebar ini bisa ditekuni. Ia mengistilahkan, penelitian harus bersifat ‘keroyokan’ dari segala disiplin terkait, tak hanya dari satu sisi atau berjalan masing-masing.

“Saya masih mempunyai keyakinan. Belum tentu sejarah Melayu (Kuno) itu gelap. Mungkin hanya belum ada penelitian mendalam, penelitian tentang Melayu Kuno harus lebih digencarkan,” tambahnya.
(Gloria Samantha)

Komentar


Add New Comment

Showing 1 comment

Trackback URL

Berita Terkait


Berita Lainnya


Majalah

Edisi Januari 2013

Langganan →

Indeks Feature →

Polling

Apa topik Sajian Utama Desember 2012 yang menjadi favorit Anda?

Sriwijaya adalah kerajaan Melayu kuno di pulau Sumatra

Sejarah Singkat Kerajaan Sriwijaya

Sriwijaya adalah kerajaan Melayu kuno di pulau Sumatra yang banyak berpengaruh di Nusantara. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7; seorang pendeta Tiongkok, I-Tsing, menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 selama 6 bulan. Prasasti pertama mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7, yaitu Prasasti Kedukan Bukit di Palembang, Sumatra, pada tahun 683. Kerajaan ini mulai jatuh sekitar tahun 1200 – 1300 karena berbagai faktor, termasuk ekspansi kerajaan Majapahit. Dalam bahasa Sansekerta, sri berarti “bercahaya” dan wijaya berarti “kemenangan”.Setelah Sriwijaya jatuh, kerajaan ini terlupakan dan sejarawan tidak mengetahui keberadaan kerajaan ini. Eksistensi Sriwijaya diketahui secara resmi tahun 1918 oleh sejarawan Perancis George Coedès dari École française d’Extrême-Orient. Sekitar tahun 1992 hingga 1993,
cuplikan tek ini sumber materi : http://noble074.blogspot.com/2009/12/sejarah-singkat-kerajaan-sriwijaya.html
dan banyak lagi artikel lain menyebutkan sriwijaya adalah kerajaan melayu kuno dan atau didirikan melayu kuno di pulau sumatera bagian selatan.siapakah yang disebut melayu tua itu?benarkah palembang?.palembang adalah melayu muda sama hal nya dengan riau maupun deli dan jambi.3 suku besar yang di akui dan disebut sebagai melayu tua di indonesia adalah etnis lampung dan komering sebagai salah satu bagiannya,etnis/suku batak dan etnis/suku bugis.sedangkan satu satu nya melayu tua di sumatera bagian selatan adalah suku lampung dan adaah komering adalah sub suku nya yang dari merekalah berdirinya sriwijaya awal yakni di minanga komering bukan binanga jambi yang jelas jelas binanga bukan minanga dan tergolong melayu muda.

silik lampung(traditional lampung martial art,martial art of lampung ethnic,traditional martial art of lampung

joni sepriyan

Kamis, 20 Desember 2012

silik lampung:traditional lampung martial art,martial art of lampung ethnic,traditional martial art of lampung

gelakh – gelakh ni tari silik lappung
1. Takhi salam
2. Kutaw
3. takhi siku
4. samang begayut
5.lilik Sekhubban
6.Gelombang khua belas
7.Benang kusuk
8.Temu gayung
7.Takhi Pedang
8.Takhi Lading
9.takhi Cabang Nunggal
10.takhi Cabang titik
11.Tepas Khua belas
12.Takhi Lalayang Mandi
13.titi sebilah

Batal Suka · · · 10 Oktober pukul 23:34

View original post

silik lampung(traditional lampung martial art,martial art of lampung ethnic,traditional martial art of lampung

Kamis, 20 Desember 2012

silik lampung:traditional lampung martial art,martial art of lampung ethnic,traditional martial art of lampung

gelakh – gelakh ni tari silik lappung
1. Takhi salam
2. Kutaw
3. takhi siku
4. samang begayut

5.lilik Sekhubban
6.Gelombang khua belas
7.Benang kusuk
8.Temu gayung
7.Takhi Pedang
8.Takhi Lading
9.takhi Cabang Nunggal
10.takhi Cabang titik
11.Tepas Khua belas
12.Takhi Lalayang Mandi
13.titi sebilah

Batal Suka · · · 10 Oktober pukul 23:34